Tidak peduli sesama? Bukan orang Katolik tapi orang kaTAEK
Jumpa lagi bersama sy sang Kaisar Krysbin astaga, astagog dan astagandul seorang gembel yg hina dina namun di pilih Allah utk menjadi kritikus gereja guna mengkritik para pengurus gereja yg ASU² hatinya. Sy kembali ingin bikin artikel isinya seperti biasa yaitu mengkritik curut² pengurus gereja si penghambur uang gereja. Sy tertarik dgn komen yg sudah sy screenshot dari Facebook dimana komentar itu menanggapi sebuah postingan video di Facebook yg sy tonton tadi. Nah hal ini menjadi senjata baru bagi sy utk semakin ngobrak abrik para pengurus gereja yg sok belas kasih, sok Kemlinthi, sok keminter namun keblinger.
Kita mungkin di rumah memelihara hewan kita sayang pada hewan kita sering memberikan pakan yg enak dan mahal, uang pun kita habiskan utk merawat mereka. Namun di luar sana banyak sekali kaum miskin yg mati kelaparan yg di biarkan saja. Aslinya pengurus gereja tau namun pura² tidak tahu, dengar tapi pura² budeg. Bajingan sekali model kayak gitu. Sy punya dalil ayatnya yg sy gunakan utk menyerang dari Matius 21:13 beginilah bunyinya: ”Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.” nah itu dia senjata sy dan dalam hal inilah pengurus gereja yg semestinya menjadikan gereja sebagai rumah doa dan cinta-kasih telah di ubah menjadi sarang penyamun lewat ketidak pedulian mereka kepada kaum miskin.
Untuk apa pelayanan untuk apa menyebutkan dirinya sebagai pengurus gereja, untuk apa berdoa siang malam, untuk apa rajin baca Alkitab jika tidak mau menjadi pelaku firnan Tuhan? Ayat yg lain tertulis yaitu dalam Matius 26:11 : "Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu." Nah jelas gak? Kalo merasa matanya belum picek yo di baca ayat tersebut. Model seperti itu kok dipilih jd pengurus? Bukannya gereja tambah subur malah tambah hancur lebur. Masalah Romo Paroki? Lho Romo Paroki hanya sebatas mengetahui umat dari congornya pengurus gereja karena mereka di serahi tugas untuk melayani sesama (Kis 6:3) , sedangkan Romo hanya fokus pada doa dan pelayanan firman (Kis 6:4). Orang Katolik yg tidak peduli dengan sesama yg membutuhkan mereka bukan orang Katolik namun orang KaTAEK.
Sotarah² sebangsa tanah dan sebangsa air yg terkasih, banyak pengurus gereja yg sy kirimi artikel kritikan sy tidak ada yg berani protes, berarti mereka rumongso atau merasa apa yg mereka lakukan selama ini, berbuat kasih pada sesama cuma berbentuk nasi, opo kuwi? Gak mutu sama sekali. Ingin di sebut mutu? Jika ada kaum miskin membutuhkan sesuatu berapapun itu yo di kasih mosok cuma nasi aja. Dasar para manusia tak berguna, untuk apa kalian hidup di dunia ini? Seperti yg sudah² sy bilang sy akan berhenti mengkritik jika keinginan sy sudah di penuhi kalo belum sy tetap akan mengkritik habis²an. Kopdar? Oke!!! Jika ada yg pingin klarifikasi langsung dari cocot sy atau mulut sy ini sy sangat siap. Jika tidak peduli dengan kaum miskin jangan menyebut diri kalian orang Katolik atau orang Kristiani, namun sebutlah diri kalian orang gila atau orang yg tak berguna. Sekian kritikan sy hari ini, jumpa lagi minggu depan dan terimakasih.

Komentar
Posting Komentar